Archive for April, 2008

Pekalongan kota tercinta

Tuesday, April 29th, 2008

Hai, aku dari pekalongan, oh, udah pada tahu ya. Aku cuma bermaksud menulis tentang pekalongan, kotaku tercinta yang terkenal dengan sebutan kota batik. Padahal bukan itu saja lho, kota pekalongan juga terkenal dengan sebutan kota santri.

Pertama kali aku ingin menceritakan tentang sejarah kota pekalongan. Sejarah di sini harus dibaca legenda karena aku sendiri tidak tahu benar apa tidaknya.

Kisah ini diceritakan oleh orang-orang tua, tentang bagaimana
riwayat Pekalongan dahulu, dengan bumbu heroisme dan penuh keajaiban
sehingga terkesan demikian sakralnya, diceritakan secara turun temurun.

Sudah menjadi kebiasaan orang-orang tua untuk membumbui cerita
selezat-lezatnya sehingga mempunyai kesan magis dan sakral. Ini cerita
tentang sejarah kota leluhur dari kakek atau bapak kepada anak atau
cucu, sehingga dibuat sedemikian rupa supaya yang mendengar bisa bangga
terhadap tanah kelahirannya. Perkara masuk akal atau tidak itu lain
soal.

Syahdan ada seorang Pangeran yang oleh ayahandanya, penguasa sebuah
negeri, dititipkan ke pertapa sakti untuk belajar berbagai macam ilmu,
termasuk ilmu kanuragan dan ilmu ketatanegaraan, sehingga pada saatnya
nanti ia siap untuk menjadi raja menggantikan ayandanya.

Di akhir masa belajarnya, oleh sang guru, Pangeran disuruh bertapa
untuk menyempurnakan ilmunya. Cara bertapanya bukan sembarang tapa,
melainkan Tapa Ngalong, yaitu menirukan hewan Kalong (sejenis kelelawar
besar) dengan cara menggantung kaki di atas kepala di bawah.

Ketika saatnya tiba, sang Pangeran mendapat bagian wilayah kekuasaan
di sekitar tempatnya berguru. Karena ia bertapa dengan cara ngalong, ia
menamakan tempat itu PEKALONGAN.

Sampai di sini cerita tentang Pekalongan yang aku dengar dari para leluhur. Soal kebenarannya wallahu a’lam bishshowab.
Mudah-mudahan tidak ada guru sejarah yang membaca postingan ini karena
bisa-bisa aku dikritik karena menulis cerita berdasarkan kisah warisan
yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kalau pun ada,
semoga memberitahukan kisah yang sebenarnya yang tidak dilatarbelakangi
oleh cerita mitos yang penuh mistis.

Tulisan ini diambil dari sini.

Friendster Bahasa Indonesia

Friday, April 18th, 2008

Bahasa Indonesia semakin “Mendunia”. Ini cuma istilah yang saya ciptakan sendiri berkaitan dengan euforia semakin meluasnya pemakaian bahasa Indonesia di ranah internet. Hal ini ada hubungannya dengan friendster, situs jaringan sosial (social networking), yang telah meluncurkan dukungan tampilan dalam bahasa Indonesia.
Friendster merupakan situs jaringan sosial yang banyak pemakainya di
Indonesia sehingga mereka merasa perlu membuat tampilan antarmuka
berbahasa Indonesia. Bagi yang terbiasa memakai tampilan bahasa
Inggris, mungkin akan merasa sedikit kagok melihat tampilan yang “agak aneh” tersebut. Percayalah, rasa kagok ini tidak akan lama seiring kita terbiasa menggunakannya.
Orang lain sudah memfasilitasi kita untuk menggunakan bahasa sendiri,
jadi tidak ada alasan untuk tidak menggunakannya. Saya juga langsung
mengubah bahasa di akun saya
dengan bahasa Indonesia. Mari kita hargai bahasa kita agar sejajar
dengan bahasa-bahasa lain di dunia. Mari kita hargai usaha orang lain
memasyarakatkan bahasa kita dengan cara memanfaatkannya. Mari kita
saling mengisi seruanku (my shout box) di Friendster.

(artikel diambil dari situs ini)